Friday, April 5, 2019

DPUTR Pati Bersama Kwarcab Pati Lakukan Hal Ini Kepada Tenaga Kebersihan


DPUTR Pati Bersama Kwarcab Pati Lakukan Hal Ini Kepada Tenaga Kebersihan

Kepala DPUTR bersama Ketua Kwarcab
Kabupaten Pati dalam penyerahan bantuan
sosial kepada tenaga kebersihan

Sentralpatinews

Pati - Berkali kali Kabupaten Pati menyabet Adipura sebagai kota terbersih, sudah barang tentu tenaga kebersihan merupakan unsur unsur dasar yang terlibat didalamnya.

Tetapi hari ini Sabtu (6/4/19), nampak gembira diraut wajah mereka, sebab sebanyak 100 orang tenaga kebersihan atau pasukan kuning dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menerima bantuan sosial dari Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Tengah. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kepala DPUTR Kabupaten Pati A. Faisal bersama Soegiyono Ketua Kwarcab Kabupaten Pati yang notabene kepala DPMTSP Pati, di aula DPUTR Pati.

"Ini merupakan amanah dari Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Tengah, setelah kami berkoordinasi bersama bapak Bupati, DPUTR, sesuai kriteria maka bantuan ini diberikan kepada tenaga kebersihan, karena mereka layak untuk menerima sebagai wujud nilai nilai sosial", ungkap Soegiyono.

Kepala DPUTR, Faisal menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Perhubungan Propinsi atas bantuan sosial yang diberikan kepada tenaga kebersihan.

"Ini merupakan hal yang positif, mudah mudahan dengan bantuan ini dapat meringankan kebutuhan serta bermanfaat bagi mereka. Dengan tambahan ini nanti semoga saja menjadi lebih giat lagi" ujar Faisal. (Im@m/09)

Tuesday, April 2, 2019

Ini Wejangan Bupati Pati Dalam Persiapan Pemilu


Ini Wejangan Bupati Pati Dalam Persiapan Pemilu


Sentralpatinews

Pati - Bupati Pati Haryanto bersama jajaran Muspida, Muspika, serta KPU, Bawaslu, serta perwakilan partai politik hari ini Selasa (2/4/19), menggelar rapat persiapan pelaksanaan Pemilu tahun 2019 di ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati.

Bupati Pati berharap agar pelaksanaan Pemilu tahun 2019 bisa berjalan dengan sukses, karena Pemilu kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya.

"Selaku kepala daerah  adalah sifatnya  tanggung jawab moral saja, karena pelaksanaan Pemilu kan ada KPU, Bawaslu. Semua lini kita kumpulkan, kita adakan rapat-rapat seperti ini untuk mendukung agar pelaksanaan Pemilu nanti sukses", jelasnya.

Menurut Bupati, antisipasi segala  persoalan sekecil apapun dalam pelaksanaan Pemilu perlu dilakukan. "Jangan sampai tidak ada antisipasi dan tidak ada kesiapan yang akhirnya menjadi persoalan di lapangan", imbuhnya.

Ia pun meminta agar pihak terkait segera komunikasi dan koordinasi masalah logistik. "Karena ini penting untuk diperhatikan agar nanti dalam pelaksanaan tidak terjadi persoalan", lanjut Haryanto.

Tugas Camat, menurut Bupati, ialah untuk koordinasi dengan para Kades agar mereka ikut berperan terkait bilik, tenda dan logistik lainnya.

"Terkait packing dan penyimpanan kotak suara kita bantu fasilitasi tempat yg mudah diawasi dan aman di SMA N 2, GOR, SMK N 2, dan selebihnya masih di konsultasikan", terang Haryanto.

Mengingat jumlah kotak suara yang banyak, imbuhnya, maka perlu diperhatikan distribusi kotak suara dari TPS ke PPS dan selanjutnya ke PPK.

"Semakin banyak TPS semakin banyak kotak suara, jadi kemungkinan ada kecamatan yang perlu perhatian karena tempatnya yang tidak memungkinkan untuk penyimpanan kotak suara seperti kecamatan Pati, Batangan, Trangkil dan Gunungwungkal. Perlu diperhatikan juga faktor cuaca, siapa tahu tiba-tiba hujan lebat datang dan ada baiknya penyediaan genset untuk tiap TPS, sebagai antisipasi listrik padam meskipun nanti kita akan koordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman listrik", urai Bupati panjang lebar.

Ia pun meminta agar para ASN, TNI, dan Polri berhati-hati karena banyaknya pemantau dari negara asing yang ikut mengawasi pelaksanaan Pemilu. "Segala sikap yang diambil hendaknya mengikuti dan menyesuaikan  undang-undang yang berlaku", harapnya.

Menindak lanjuti keputsan MA yang memperbolehkan Suket bisa digunakan untuk memilih, ia meminta KPU dan Disdukcapil untuk saling berkomunikasi terkait sejak kapan atau kapan SUKET itu bisa digunakan untuk memilih.
(Dok:hms)

Monday, April 1, 2019

INI REAKSI KETUA BAWASLU PATI, USAI MASYARAKAT PEDULI DEMOKRASI GELAR ORASI



INI REAKSI KETUA BAWASLU PATI, USAI MASYARAKAT PEDULI DEMOKRASI GELAR ORASI

Ketua BAWASLU Pati Ahmadi SH
usai kegiatan bintek saksi parpol



Sentralpatinews

Pati - Gelaran aksi damai dan simpatik yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Demokrasi dikantor Bawaslu Kabupaten Pati, ditanggapi oleh Ketua Bawaslu Pati Ahmadi SH, saat ditemui rekan media usai menjadi narasumber bintek saksi parpol di Hotel Safin, Senin (1/4/19).

Ahmadi dalam keterangannya, aksi damai simpatik tersebut tidak hanya di KPU tapi di Bawaslu juga. Ia bersama rekan rekan Bawaslu merasa mendapat semangat dan dukungan moril dari teman teman yang peduli demokrasi karena aksi tersebut sangat antusias mendukung kinerjanya, mendukung penegakan aturan terkait dengan pelanggaran yang ada di pemilu, mendukung pelaksanaan tugas di Bawaslu khususnya, karena masih ada eleman masyarakat yang masih peduli dan percaya dengan lembaga penyelenggara pemilu. Ia berharap kepada masyarakat apabila terjadi pelanggaran pelanggaran pemilu maupun tata kelola pelaksanaan pemilu yang kurang sesuai aturan bisa lapor atau datang langsung maupun lewat telepon. Masyarakat jangan sampai ragu atau meragukan kredibilitas Bawaslu yang merupakan lembaga penyelenggara pemilu sebagai pengawas pemilu.

Ditempat yang sama Ahmadi menambahkan kegiatan Bawaslu hari ini dalam tahap membintek Panwascam yang mana nanti Panwascam membintek saksi parpol yang sudah diajukan dari parpol tersebut. Panwascam akan memberikan juklak dan juknis kepada saksi parpol guna pelaksanaan pemilu 17 April mendatang. (Im@m/009).

Sunday, March 31, 2019

MENANGGAPI PERNYATAAN MANTAN KETUA MPR, MASYARAKAT PEDULI DEMOKRASI PATI LAKUKAN HAL INI



MENANGGAPI PERNYATAAN MANTAN KETUA MPR, MASYARAKAT PEDULI DEMOKRASI PATI LAKUKAN HAL INI

Puluhan peserta aksi damai dan
simpatik menggelar aksinya di kantor
KPU dan Bawaslu Kabupaten Pati

Sentralpatinews

Pati - Masyarakat Kabupaten Pati yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Demokrasi melakukan aksi damai di halaman kantor KPU dan dilanjutkan dikantor Bawaslu Kabupaten Pati, Senin (1/4/19). Aksi ini digelar menanggapi pernyataan mantan Ketua MPR Amien Rais terkait kecurangan Pemilu tidak perlu ke MK akan tetapi lewat People Power.

Masyarakat Peduli Demokrasi melakukan aksi damai dan simpatik untuk mendukung sepenuhnya tugas dan wewenang KPU dan Bawaslu dalam menjalankan Hajatan Nasional Pemilu Serentak tahun 2019. Dimana dalam menjalankan tugas dan wewenang berjalan sesuai dengan Amanah Undang Undang serta peraturan yang berlaku.

Dalam orasi yang dilakukan koordinator aksi Eri Hermawan mengatakan bahwa pihak KPU dan Bawaslu tidak usah takut dengan segala bentuk ancaman dan intimidasi dari oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta melemahkan penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.

Eri dalam narasinya menambahkan jika kami masyarakat Kabupaten Pati yang menamakan diri Masyarakat Peduli Demokrasi akan berada di belakang serta berdiri di baris terdepan untuk membantu suksesnya Pemilu 2019.

Di akhir aksi damai Masyarakat Peduli Demokrasi menyerahkan surat pernyataan sikap kepada Ketua KPU dan Bawaslu Pati disertai penandatanganan dukungan di selembar kain putih sebagai wujud mendukung aksi damai tersebut.
Pernyataan Sikap Masyarakat Peduli Demokrasi di KPU dan Bawaslu Pati sebagai wujud dalam mensukseskan Pemilu 2019 sekaligus memberikan kewenangan sepenuhnya kepada penyelenggara Pemilu.

Kegiatan itu berjalan damai hingga akhir aksi dengan pengamanan aparat Kepolisian secara simpatik. (Im@m/009)

Thursday, March 28, 2019

Melalui GERMAS Sumarjati Arjoso Ajak Masyarakat Pati Peduli Tentang Hal Ini

Melalui GERMAS Sumarjati Arjoso Ajak Masyarakat Pati Peduli Tentang Hal Ini


Sentralpatinews

Pati - Bertempat di Aula Gedung PGRI Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan narasumber dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan RI, Kadinas Kesehatan Pati dr Edi Siswanto dan Dr Sumarjati Arjoso SKM anggota DPR RI Komisi IX. 

Dr Sumarjati Arjoso anggota Komisi IX DPR RI pada saat mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) mengajak masyarakat Kabupaten Pati peduli tentang kesehatan dan wajib memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Tentu masyarakat harus membiasakan hidup sehat dan pola makan yang benar serta pentingnya mempunya jaminan kesehatan bagi setiap orang.oleh  karena itu ini merupakan upaya yang sangat diharuskan dalam meningkatkan kualitas hidup setiap manusia,dan kita di wajib mempunyai kartu jaminan kesehatan, sudah barang tentu  dengan mempunyai JKN  kita benar benar dijamin kesehatan kita oleh pemerintah,serta pola hidup yang sehat".ungkapnya

Guna untuk mewujudkan ini, pemerintah tengah fokus bagaimana mengubah pola pikir masyarakat terkhusus di daerah pedesaan dalam hal Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bisa dilakukan oleh masyarakat  pedesaan dan bisa diterima oleh masyarakat untuk pola hidup sehat. Sampai saat ini pemerintah masih fokus untuk membuat sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar berkualitas. "untuk menjaga kesehatan dan pola hidup sehat melalui Germas dan pemerintah terus berupaya untuk merubah pola hidup dan pola berfikir masyarakat menjadi lebih maju dan baik dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. (Imp)

Friday, March 22, 2019

DPUTR Pati Respon Aduan Warga



DPUTR Pati Respon Aduan Warga


Pemeliharaan jalan oleh
pihak DPUTR kab. Pati

Sentralpatinews

Pati - Tingginya curah hujan dibeberapa pekan terakhir serta sistem saluran air yang kurang memadai dan padatnya arus lalu lintas mempercepat kerusakan jalan semakin meluas sehingga dapat membahayakan pengguna jalan. Untuk itu ruas jalan yang masuk kategori jalan Kabupaten sudah barang tentu menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten melalui dinas terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( DPUTR).

Misalnya seperti diruas jalan penghubung Desa Sidokerto dan Desa Kutoharjo Kecamatan Pati ada beberapa titik jalan yang rusak dan berlubang, utamanya di desa Sidokerto, yang sangat membahayakan pemakai jalan, lebih - lebih jalan tersebut menjadi jalur alternatif bagi anak sekolah dan pekerja.

Demi menjadi pelayanan publik dibidang sarana dan prasarana jalan, hal tersebut langsung ditanggapi responsif oleh pihak DPUTR Kabupaten Pati, melalui kasi pemeliharaan jalan Andi Vimala dengan mengambil tindakanmelakukan perbaikan atau penambalan jalan, setelah warga mengeluhkan tentang kerusakan jalan tersebut.

Dari beberapa warga Sidokerto sendiri sangat mengapresiasi pihak DPUTR selang 1 hari masyarakat mengadukan kondisi jalan tersebut.

Pihak DPUTR melalui kasi pemeliharaan jalan Andi melalui awak media mengatakan terima kasih atas masukannya dari masyarakat.

"Kerusakan jalan diwilayah Pati memang cukup lumayan, dikarenakan intensitas curah hujan yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan rusaknya jalan, untuk itu kami secepatnya akan melakukan penambalan atau perbaikan yang masuk kategori pemeliharaan jalan, dikarenakan terbatasnya tenaga dilapangan serta banyaknya jalan yang harus diperbaiki maka kami berharap masyarakat untuk bersabar, dan secara bertahap akan mengupayakan perbaikan yang menjadi tanggung jawab kami" ungkap Andi.

Andi juga menyampaikan supaya pengguna jalan lebih berhati hati, apabila ada jalan berlubang dan ada genangan airnya, demi menjaga keselamatan diri sendiri juga pengguna jalan yang lain. (Im@m/009)

Tuesday, March 19, 2019

PTSL Kembali Menyasar Desa Karangwotan



PTSL Kembali Menyasar Desa Karangwotan

Kepala Desa Karangwotan saat
memberi arahan kepada panitia PTSL


Sentralpatinews

Pati - Salah satu program yang diluncurkan Pemerintah Pusat bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN), yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019 kembali menyasar di desa Karangwotan kecamatan Pucakwangi. Sebab tahun sebelumnya 2018 pelaksanaan progam tersebut dianggap sukses oleh BPN. Maka dari itu pihak BPN meluncurkan kembali 700 kuota kedesa Karangwotan.

Progam sangat disambut oleh masyarakat pemanfaat program pemerintah pusat tersebut. Hal ini terbukti dari antusiasme warga Karangwotan yang mengikuti alur dasar, yaitu sosialisasi ataupun penyuluhan sampai pengukuran luas bidang tanah.
Tak main-main, dari jumlah kuota 700 yang didapat dari BPN, yang didapat sudah ada 902 pemohon yang mendaftar, sudah barang tentu animo masyarakat meningkat tahun ini, berarti sudah melampaui target kuota yang diberikan oleh BPN, pengaruh tersebut karena biaya yang sangat murah, lebih cepat dan efisien.

"Target kami selaku pihak pemdes semua rumah dan sawah harus punya sertifikat, Alhamdullilah karena pelaksanaan PTSL tahun kemarin sukses" kata Zaenal Arifin Kepala Desa Karangwotan, saat ditemui diruang kerjanya dibalai desa setempat.

Menurutnya, warga sudah mulai sadar akan pemanfaatan program pemerintah tersebut. Ringkasnya, masyarakat yang ingin melakukan pengesahan sertifikat tanah, lebih dipermudah dengan adanya program sertifikat tanah massal itu. Apalagi jika dibandingkan dengan sistem mandiri, sudah jelas PTSL kali ini memberi kelonggaran nafas pada warga berbagai kalangan. Sebab, biaya yang dikeluarkan sangat murah.

"Kepanitiaan sudah kami bentuk usai ada pengarahan dari BPN dan jajaran Muspida, kami memiliki pandangan bahwa masyarakat akan memanfaatkan betul kesempatan itu. Data awal yang diajukan, sekarang malah bertambah lagi. Antusias warga sangat bagus menyambut program ini," tutur Zaenal Arifin. (Im P/009)

Monday, March 18, 2019

Kades Tlogosari Optimalkan Fungsi Pemerintahan dan Kelembagaan Desa


Kades Tlogosari Optimalkan Fungsi Pemerintahan dan Kelembagaan Desa

Ali Rohmat Kades Tlogosari Kecamatan
Tlogowungu periode 2019-2025


Sentralpatinews.com
(Imp/004)

Pati - Kades Tlogosari Kecamatan Tlogowungu Ali Rohmat  SH.I sudah resmi dilantik oleh Bupati Pati, dipendopo Kabupaten Pati berdasarkan keputusan Bupati Pati nomor  141.1/814 tahun 2019 periode 2019-2025.

Ali Rohmat merupakan salah satu dari 61 kades terpilih hasil pilkades serentak tahap 2 yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018 lalu, yang juga secara bersamaan dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pati.

Direncanakan Kades Ali akan memulai tugasnya mulai hari Rabu (20/3/19), bersamaan sertijab dengan Kades lama. Kades Ali tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, mudah-mudahan saya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, secara amanah sesuai yang diamanatkan dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Untuk progam awal tahun ini saya berupaya mewujudkan desa Tlogosari yang maju serta menciptakan pemerintahan dan kelembagaan yang tertib dan bersih serta pembangunan yang merata dan bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat. Dan untuk tahun ini dan selama saya masih menjabat, Insya Allah acara bersih desa tanpa memungut biaya dari masyarakat" ujarnya, saat ditemui awak media dikediamannya.

Kades Ali menambahkan, "Masa-masa pemilihan kemarin itu harus diakhiri saat penentuan pemenangnya. Sehingga keberadaan sang kades, tidak hanya menguntungkan sepihak atau segolongan pendukung saja, melainkan saya harus menjadi figur pemimpin yang mengayomi seluruh masyarakat desa Tlogosari," ungkap Kades.

Sunday, March 17, 2019

Menjabat 2 Periode Kades Bumiayu Jalankan Tugasnya Kembali


Menjabat 2 Periode Kades Bumiayu Jalankan Tugasnya Kembali

  • Kades Karyadi saat ditemui dibalai
  • desa Bumiayu


Sentralpatinews.com
By: (imp/004)


Berdasarkan keputusan Bupati Pati nomor  141.1/853 tahun 2019 Karyadi S.Sos.I  resmi dilantik kembali 2 periode sebagai Kepala Desa Bumiayu Kecamatan Wedarijaksa periode 2019-2025, yang bertempat di Pendopo Kabupaten Pati.

Karyadi S.Sos.I  merupakan salah satu dari 61 kades terpilih hasil pilkades serentak tahap 2 yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018 lalu, yang juga secara bersamaan dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pati.

Saat ditemui awak media dibalai desa Senin (18/3/19) dihari pertama masuk Karyadi menjalankan tugasnya sebagai kepala desa, beliau mengucapkan terimakasih dan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, mudah-mudahan saya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, secara amanah sesuai yang diamanatkan dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Karyadi menyampaikan, "Untuk progam awal tahun ini saya berupaya mewujudkan desa Bumiayu yang maju serta menciptakan pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang merata dan bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat." ujarnya.

Kades Karyadi menambahkan, "Masa-masa pemilihan kemarin itu harus diakhiri saat penentuan pemenangnya. Sehingga keberadaan sang kades, tidak hanya menguntungkan sepihak atau segolongan pendukung saja, melainkan saya harus menjadi figur pemimpin yang mengayomi seluruh masyarakat desa Bumiayu," ungkap Kades.

Saturday, March 16, 2019

Harapan Kades Tegalharjo Usai Dilantik Bupati Pati


Harapan Kades Tegalharjo Usai Dilantik Bupati Pati

Pandoyo Kades Tegalharjo
Kecamatan Trangkil
dalam acara pelantikan kades
serentak61 desa sekabupaten Pati


Sentralpatinews.com

Berdasarkan keputusan Bupati Pati nomor 141.1/842 tahun 2019, Pandoyo resmi dilantik sebagai Kepala Desa Tegalharjo Kecamatan Trangkil periode 2019-2025, yang bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (16/3/18).

Pandoyo merupakan salah satu dari 61 kades terpilih hasil pilkades serentak tahap 2 yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018 lalu, yang juga secara bersamaan dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pati Haryanto.




Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, jajaran Forkompimda, serta beberapa anggota DPR RI dan anggota DPRD Pati.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutan dan arahannya menyampaikan selamat bagi kades petahana maupun baru yang berhasil terpilih menjadi kades, semua yang terpilih tersebut atas kepercayaan dari masyarakat. Haryanto juga mengucapkan terima kasih kepada para penyelenggara pilkades serentak yang berjalan dengan aman, nyaman dan tidak terjadi permasalahan berat hingga proses pelantikan hari ini. "Kalaupun terjadi letupan - letupan masalah kecil, itu hal yang wajar. Sebab dalam setiap momen pesta demokrasi, apa yang ada di pikiran calon, pasti pikiran untuk menang. Jadi ketika calon tersebut mendapat kegagalan, pasti belum dapat menerima dengan lapang dada," jelas Haryanto.

Diakhir sambutannya Bupati mengatakan agar kades mampu menggunakan dana desa sesuai kebutuhan desa. "Manfaatkan Dana Desa, ADD, dana pemberdayaan yang telah kita gelontorkan ke desa. Selain itu bagi kades terpilih, jangan hanya memimpin rakyat yang dulu memilihnya saja, tapi harus bisa memimpin dan mengayomi masyarakat satu desa penuh, jangan sampai membeda - bedakan," tandas Bupati.

Usai pelantikan saat ditemui awak media, kades Pandoyo mengucapkan terimakasih dan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, mudah-mudahan saya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, secara amanah sesuai yang diamanatkan dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pandoyo menyampaikan, "Untuk progam awal tahun ini saya mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur, pembangunan rumah tidak layak huni dan penguatan kelembagaan desa," ujarnya.

Kades Pandoyo menambahkan, "Masa-masa pemilihan kemarin itu harus diakhiri saat penentuan pemenangnya. Sehingga keberadaan sang kades, tidak hanya menguntungkan sepihak atau segolongan pendukung saja, melainkan saya harus menjadi figur pemimpin yang mengayomi seluruh masyarakat desa Tegalharjo," ungkap Pandoyo. (Imp/004)



Saturday, February 2, 2019

Si Jago Merah Ngamuk Gudang Kapok di Sundoluhur Ludes Terbakar

Si Jago Merah Ngamuk Gudang Kapok di Sundoluhur Ludes Terbakar

Sentrapatinews.com
Pati- Ditengah maraknya korban banjir di Pati dan curah hujan yang masih tinggi,di wilayah kecamatan kayen telah terjadi kebakaran gudang kapuk milik Salamun Desa sundoluhur  RT 6 Rw 1 kec kayen Kabupaten Pati.(02-02-2019)

Menurut saksi mata,markum 53 Th alamat desa sundoluhur Rt 9/2 kec kayen si jago merah mulai melalap gudang kapuk milik Salamun ini sekitar pukul 14.30 wib,kemudian api dapat di padamkan pukul 16:00 wib setelah 4 mobil pemadam kebakaran kabupaten Pati datang dan di bantu masyarakat sekitar.

Babinsa Koramil Kayen sertu ali bersama piket serda Sugiyanto beserta polsek dan perangkat desa menuju TKP untuk menetralisir keadaan dan mengamankan situasi sekitar gudang kapok,adapun taksiran kerugian materiil sekitar 150 juta,dan tidak ada korban dalam kejadian ini (Ipl / Lk Pati)

Thursday, January 31, 2019

Terkait PTSL, Bupati Punya Pesan Khusus Untuk PJ Kades

Sentralpatinews. Pati - Bupati Pati Haryanto hari ini menghadiri acara sosialisasi Program Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019, di  ruang Pragolo Setda Pati.

Arahan Bupati Pati kepada kepala desa
Penerima progam PTSL 2019.

Dengan bergantinya tahun dan terselesaikannya pemberkasan program PTSL tahun 2018, BPN Pati dan Bupati Haryanto beserta seluruh Forkompimda Pati, hari ini menghadiri sosialisasi program PTSL 2019 untuk 50 desa calon penerima program PTSL 2019.

"Meski PTSL 2018 belum selesai dibagikan, saat ini sudah disusul dengan program PTSL 2019", ujar Bupati.
Jika pada tahun 2018 Pati mendapatkan 45 ribu, maka pada  2019 Pati mendapatkan sebanyak 65 ribu.

"Ada yang berbeda dengan tahun lalu dimana jumlah desanya lebih banyak, sedangkan tahun ini jumlah desa lebih sedikit namun harus tuntas", imbuhnya.
Di tahun 2023 nanti, semua pensertifikatan di Kabupaten Pati ditargetkan sudah terselesaikan semua sehingga bila mana ada proses hukum terhadap tanah hanya antara pemilik tanah yang sudah memiliki sertifikat. "Tidak seperti saat ini yang mana selama ini masih bersandar pada C desa", lanjut Haryanto.

Akan tetapi perlu disayangkan, karena program yang sangat membantu ini, menurut Bupati, kadang-kadang menyisakan persoalan, permasalahan, yang timbul karena minimnya kepercayaan.

"Perlu diketahui bersama PTSL ini berbeda dengan PRONA, dimana PRONA ini sertifikat masal yang dibiayai pusat lebih banyak, nah kalau PTSL ini, dibiayai sebagian dan sisanya swadaya masyarakat dengan syarat tidak membebani masyarakat", terang Haryanto.

Yang jelas, imbuh Bupati, mengurus sertifikat melalui program PTSL lebih meringankan daripada mengurus secara reguler, di mana bila diurus secara reguler harus membayar BPHTB, PPH dan akan memakan biaya mencapai Rp 2 sampai 3 juta.

Haryanto dalam acara ini pun menghimbau, kepada desa yang masih dipimpin oleh Pj, agar mengajak kepala desa yang baru terpilih untuk turut  mengurus dan mensosialisasikan program PTSL ini kepada masyarakatnya, agar di kemudian hari tidak menjadi permasalahan.

Sementara itu, Kepala BPN Pati, Yoyok Anwar Hadi mengatakan bahwa Program PTSL ini dikatakan sistematis lengkap lantaran pemohon selain mendapatkan patok yang akan digunakan sebagai batas, juga harus memfotocopy berkas - berkas dengan lengkap, kemudian melengkapi materai dan mempersiapkan foto copy berkas C desa secara lengkap pula.

"Oleh karena itu, kami memohon bantuan para Kepala Desa, agar program PTSL untuk masyarakat ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar. Selain itu, kepala desa juga diharapakan dapat menyiapkan data - data yuridis", pinta Yoyok.

Selain itu, lanjut Yoyok, program PTSL ini memang diperuntukkan untuk pengurusan sertifikat untuk yang pertama kali.
"Karena sifatnya yang pertama kali, jadi untuk mengurus balik nama, pecah sertifikat dan lain - lain pun tidak bisa. Pertama kali yaitu berasal dari C desa ataupun tanah - tanah bengkok pun bisa", imbuhnya.  (Imp/004)

Monday, January 28, 2019

Antisipasi Pencegahan Banjir Susulan TNI Dengan Warga Desa Lakukan Kerjabakti Bersama

Antisipasi Pencegahan Banjir Susulan TNI Dengan Warga Desa Lakukan Kerjabakti Bersama

Sentralpatinews.com
Pati - Tindakan cepat di lakukan oleh anggota TNI bergotong royong kerjabakti  dengan warga Desa Bogotanjung Kec Gabus Kab Pati untuk mencegah banjir susulan. Senin(28/1/2019

Anggota Koramil 19/Gabus bersama masyarakat bahu membahu perbaiki tanggul yang jebol untuk mengantisipasi banjir susulan merendam pemukiman warga lagi dengan  cara memasang pancagan bambu untuk menahan timbunan tanah.


Mulai surutnya air sungai di manfaat kan warga dengan anggota TNI yang berada di wilayah tersebut untuk perbaiki tanggul yang jebol.  Karena lokasi yang cukup jauh dari jalan, serda suratman Babinsa Koramil 19/Gabus bersama sama masyarakat bergotong royong membawa bambu melewati pematang sawah yang masih terendam banjir untuk bawa ke lokasi rusaknya tanggul.

Kepala Desa Bogotanjung Suwartono yang ditemui dilokasi mengatakan, setelah kami berkordinasi dengan Bapak Babinsa anggota koramil 19/Gabus tindakan perbaikan tanggul harus di lakukan dengan cepat,  meski perbaikanya tidak sempurna tapi setidaknya bisa menahan meluapnya air sungai ke pemukiman penduduk di karenakan musim penghujan masih berlangsung.
 " Kami apresiasi kepada TNI dan warga yang secara bahu membahu tanpa kenal lelah perbaiki tanggul,  " Kata Suwarto


Dengan dipasangnya pancang dari bambu tersebut diharapkan dapat mengurangi luapan air ketika hujan sehingga meminimalisir tergenangnya lahan persawahan milik warga.  (Luky Pati / Sol)

Related Post

.