Jumat, 24 Juli 2020

Kodim 0718 Pati Memaasuki Hari Ke 24 Dalam Giat TMMD Sengkuyung Tahab II Tahun 2020

Kodim 0718 Pati  Memaasuki Hari Ke 24 Dalam Giat TMMD Sengkuyung Tahab II Tahun 2020

Sentralpatinews,com

Pati- Pelaksanaan Program kegiatan  TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 Kodim 0718/Pati di Desa Asempapan Kecamatan Trangkil dan Desa Gulangpongge Kecamatan Gunungwungkal hari kamis (23/07) sudah memasuki hari ke- 24.

Program kegiatan yang dikerjakan dengan Gotong-royong antara TNI dan masyarakat desa setempat yang mendapatkan program TMMD sampai saat ini berjalan lancar, terbukti sasaran pokok pengecoran jalan di dua desa tersebut sudah mencapai 100% hanya tinggal menyelesaikan satu sasaran tambahan rehab rumah di desa Asempapan kecamatan Trangkil yang sudah mencapai 95% dan sasaran pembuatan Tugu Prasasti TMMD.

Hal ini disampaikan oleh Perwira Seksi Teritorial Kodim 0718 Pati Kapten Inf Kusmiyanto hari jumat 24 Juli 2020 di Makodim Pati, menurut Kusmiyanto  program TMMD Sengkuyung tahap II Ta 2020 ini dapat berjalan lancar karena adanya hubungan yang erat serta semangat antara TNI bersama masyarakat yang mengerjakan pekerjaan secara gotong-royong.

"Terimakasih kami sampaikan kepada rekan-rekan TNI khususnya Koramil Trangkil dan Gunungwungkal bersama masyarakat desa Asempapan kecamatan Trangkil dan desa Gulangpongge kecamatan Gunungwungkal atas semangatnya bergotong-royong menyelesaikan pekerjaan yang bisa dikatakan menguras tenaga, "


"Alhamdulillah sampai hari ke-25 Program TMMD Sengkuyung Tahap II Ta.2020 tidak ada kendala yang berarti sehingga seluruhnya dapat berjalan sesuai dengan rencana," ujar Kapten Kusmiyanto.

"Tinggal beberapa hari lagi tanggal 29 Juli 2020 Program TMMD akan ditutup, semoga semua yang kita lakukan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat," Sambungnya.

Inilah hasil Program TMMD Sengkuyung Tahap II Ta.2020 Kodim 0718 Pati  sampai dengan hari ke-24 :

Desa  Asempapan Kec Trangkil Sasaran Pokok Betonisasi jalan desa Ukuran 960 M X 2,5 M X 0,12 M Hasil  960 M.(100%)Sasaran Tambahan RTLH rumah Bapak  Syafi'i RT 01/01 dengan Hasil 100 %, RTLH rumah Bapak Sudiro RT 02/03 dengan Hasil 95 %.

Sasaran Pengembangan Pembuatan Tugu prasasti TMMD sengkuyung Tahap II Ta.2020. Hasil 25 %.

Desa Gulang pongge Kec Gunungwungkal Sasaran Pokok Betonisasi jalan desa Ukuran 1100 M X 2,5 M X 0,12 M  Hasil : 1.100 M ( 100 %)

Sasaran Tambahan RTLH rumah milik Sarjan Dukuh Klencung RT 03/01 Dengan Hasil 100 %, RTLH rumah Ib Jasmi Dukuh Gulang, RT 01/03 Dengan Hasil 100 %.

Sasaran pengembangan Pembuatan Tugu prasasti TMMD sengkuyung Tahap II Ta.2020. Hasil 35 %.

  ( Luky SPn / Pendim )

Pemkab Pati Berikan Imbauan tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha

Pemkab Pati Berikan Imbauan tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha

Sentralpatinews.com

Pati - Bupati Pati Haryanto bersama Forkopimda mengadakan Rakor persiapan Hari Raya Idul Adha dan evaluasi pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kabupaten Pati yang bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (24/7)

 

Bupati Haryanto mengatakan terkait dengan peringatan Idul Adha, Pemkab Pati telah mengeluarkan surat edaran yang disampaikan ke semua lembaga agama khususnya agama Islam. Dalam edaran ini, ada beberapa hal yang harus dipatuhi untuk pelaksanaan pemotongan hewan qurban.

 

"Cukup dibagikan ke rumah-rumah kemudian dipastikan bahwa petugas itu betul-betul sehat. Hewan yang disembelih juga memenuhi syarat. Jangan sampai nanti mendapat daging qurban malah menjadi persoalan," ujar Bupati.

Sementara itu Sekda Pati Suharyono mengatakan sesuai imbauan dari Menteri Agama Republik Indonesia dalam surat edaran nomor 18 tahun 2020 tentang penyelenggaraan salat idul Adha dan penyembelihan hewan qurban tahun 1441 hijriyah menuju masyarakat produktif yang aman covid 19.

 

Sekda mengungkapkan pelaksanaan salat Idul Adha diperbolehkan tetapi tetap memakai protokol kesehatan. Ia menekankan tidak diperbolehkan mengedarkan kotak amal karena dipegang oleh orang banyak.

"Dan kemudian yang lain untuk pembagian daging qurban tidak boleh dibagi di tempat tetapi diantar ke masing-masing rumah," terang Suharyono.

Ada beberapa imbauan yang perlu masyarakat ketahui tentang protokol kesehatan pelaksanaan salat Idul Adha meliputi :

1. Jamaah dalam kondisi sehat

2. Membawa sajadah atau alas salat masing-masing

3. Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan

4. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan memakai sabun atau hand sanitizer

5. Menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan

6. Menjaga jarak minimal 1 meter

7. Menghimbau untuk tidak mengikut sertakan bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit serta penyakit bawahan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19.

  ( Luky SPn / po3/PO/MK )

Bupati : Penundaan Kegiatan TPQ Hanya Sementara

Bupati : Penundaan Kegiatan TPQ Hanya Sementara


Sentralpatinews.com

Pati - Terkait keputusan Pemkab untuk menunda tatap muka kegiatan di TPQ, Bupati Pati Haryanto menjelaskan bahwa hal itu berlaku sementara.

"Mohon pengertiannya untuk tatap muka TPQ, saya masih minta waktu untuk ditunda sementara. Juli sampai Agustus nanti kalau trennya menurun sudah barang tentu saya akan mengevaluasi kebijakan penundaan tersebut, dan nanti jika situasi sudah kondusif, akan kami izinkan tapi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat", jelas Bupati dalam Rakor Persiapan Hari Raya Idul Adha dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Kabupaten Pati yang diadakan di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (24/7).

Kemudian terkait dengan kegiatan TPQ yang  sempat menjadi pembicaraan di media sosial, dimana Pemkab mengeluarkan surat yang ditandatangani oleh Sekda, Bupati pun menyampaikan tanggapannya.

"Bagaimana pun juga surat keluar ini yang tanggung jawab adalah saya selaku kepala daerah dan ketua gugus. Pemkab tak punya maksud lain selain untuk melindungi anak-anak dan sebagai bentuk kehati-hatian dan kewaspadaan atas perkembangan jumlah kasus di Kabupaten Pati. Apalagi sudah ada beberapa anak yang dinyatakan positif corona", imbuh Bupati.


Haryanto pun meyakinkan bahwa pihaknya tak mungkin membuat kebijakan yang bertolak belakang dengan visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD.

"Tiap tahun kami berkomitmen mewujudkan misi kami yakni meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan pelayanan pendidikan yang sarat akhlak dan budi pekerti. Program konkretnya pun sudah ada sejak lama bahkan sebelum Pemprov punya program serupa. Kegiatan pemberian bantuan kesejahteraan untuk guru TPQ  konsisten kami lakukan dan nilainya meningkat tiap tahun. Adalah aneh ketika gara-gara salah paham memahami surat edaran penundaan tatap muka TPQ, lantas semua yang telah kami perjuangkan untuk memajukan TPQ  dianggap tak ada", jelas Haryanto.

Tahun kemarin Bupati bahkan mengaku telah menganggarkan Rp 12 miliar lebih, kemudian pada tahun 2021 nanti juga akan masuk penganggaran.


"Jadi mohon jangan buru-buru menghakimi, toh Pemkab menyampaikan penundaan tersebut juga dasarnya dari kebijakan pemerintah pusat yang tertuang dalam SKB menteri", ujarnya.

Dalam rapat yang juga diikuti oleh Forkompimda itu, Haryanto juga mengungkapkan bahwa secara umum kurva Covid-19 di Kabupaten Pati dibandingkan daerah lain cenderung masih landai tetapi meningkat. "Karena itu kita perlu tetap waspada apalagi Pati dikelilingi oleh daerah-daerah yang kasusnya sedang meningkat pesat.

Ia pun mengaku telah menginventarisir pegawai dari kabupaten tetangga yang tiap hari nglaju." Yang kerja di Pati saya suruh WFH aja, karena dari 47 pekerja yang terinventarisir, yang sekarang di rumah sakit sebagian besar adalah tenaga kesehatan yang domisilinya luar Kabupaten Pati", ujarnya.

   ( Luky SPn / fn3/FN/MK )

Selasa, 21 Juli 2020

Untuk Menguatkan Pertanian Lokal Jangan Sampai Sedikit-Sedikit Kita Import.

Untuk Menguatkan Pertanian Lokal Jangan Sampai Sedikit-Sedikit Kita Import.

 Sentralpatinews.com

Pati - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) bersama dengan Kepala Dinas Pertanian, hari ini (21/7), mengadakan rapat kerjasama dengan PT Pertani (Persero).

Rapat itu, menurut Safin dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas di tingkat petani sehingga mereka bisa mendapatkan nilai lebih dari usaha pertanian mereka.

"Kita harus memikirkan tentang bagaimana para petani ini bisa mendapatkan benih terbaik dengan harga yang kompetitif dan tentunya yang paling penting adalah metode pemasaran tepat", imbuhnya

Jika hasil produksi pertanian mereka punya nilai lebih, harapannya pendapatan para petani pun dapat ikut meningkat.

"Jika bibit unggul, produktivitas bagus tentunya kita tidak akan pernah berpikir untuk impor. Sebab  produk lokal bisa kita berdayakan dengan maksimal dan tentunya ketahanan pangan ini akan jadi kekuatan nasional", lanjutnya.

Dengan harga panen yang cukup kompetitif, menurut Wabup, imbasnya  petani juga yang akan diuntungkan.

"Tak seperti saat ini dimana justru importir-importir yang lebih diuntungkan", lanjutnya.

Kepada peserta rapat, Wabup juga menekankan untuk menguatkan pertanian lokal. "Ini yang penting perlu kita catat bahwa jangan sampai sedikit-sedikit kita import. Kita kuatkan saja pertanian lokal, syukur-syukur petani Pati bisa meningkatkan pasokan untuk stok pangan nasional. Saya yakin petani kita mampu", tegas Wabup.

Sementara itu, Lalan Sukmaya, Direktur Operasional PT Pertani Persero mengatakan bahwa pihaknya yang mempunyai wilayah kerja di Kabupaten Pati, telah  berupaya untuk bisa mengoptimalkan aset yang berupa sarana produksi pertanian yang disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Pati.


"Mudah-mudahan kami bisa turut mendukung Pak Wabup dalam mewujudkan visi beliau dalam mensejahterakan petani", lanjutnya.

Lalan Sukmaya juga mengaku bahwa pihaknya punya pengering  di Jepara yang akan dipertimbangkan untuk bisa digeser ke Pati guna membantu masyarakat wilayah Pati dalam mengeringkan gabah.

"Kami Insya Allah akan pikirkan termasuk penyediaan benih yang telah disampaikan wakil bupati bahwa produk kami jauh lebih baik dari yang multinasional impor", paparnya.

Ia pun sepakat untuk mendukung produk lokal yang memiliki kualitas bagus dan harganya jauh lebih murah dari impor.

    ( Luky SPn / fn3/FN/MK )

Related Post

.