Friday, September 14, 2018

Bersama Progam Ini Janji Politik Kepala Desa Sukoharjo Sudah Terpenuhi

Bersama Progam Ini Janji Politik Kepala Desa Sukoharjo Sudah Terpenuhi

Sentralpatinews.com Pati - Ratusan warga desa Sukoharjo kecamatan Wedarijaksa khususnya hadir dalam bentuk undangan dibalai desa setempat dalam rangka kegiatan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis oleh kepala desa Sukoharjo Wedarijaksa Sunarno secara langsung kepada masyarakat yang mengikuti progam PRONA tahun 2017. Untuk desa Sukoharjo sendiri tahun 2017 mendapatkan kuota 723 bidang sudah diserahkan dalam tahap pertama 498 sertifikat ditahun 2017, dan kemudian untuk tahap kedua dengan jumlah 225 sertifikat diserahakan hari ini jum'at (14/9/2018) kepada warga masyarakat.


Penyerahan sertifikat secara
simbolis oleh kepala desa
Sukoharjo kecamatan Wedarijaksa
Sunarno
Dalam sesi penyerahan sertifikat secara simbolis oleh kepala desa, disaksikan perangkat desa dan panitia selaku pelaksana progam serta turut hadir perwakilan dari BPN Pati sebagai pendamping progam serta ratusan warga masyarakat penerima sertifikat.
Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) dan PendaftaranTanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan progam yang diluncurkan oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Warga masyarakat penerima progam
Selesai acara penyerahan dalam keterangannya kepada awak media kepala desa Sunarno menuturkan, "Lewat progam PRONA dan PTSL ini sangat membantu masyarakat untuk melegalkan kepemilikan hak tanah secara sah, supaya batas - batas tanah tidak timbul permasalahan dikemudian hari. Kami berharap supaya sertifikat ini disimpan baik baik, apabila digunakan untuk kebutuhan atau modal usaha gunakanlah sebaik - baiknya, kami sangat berterima kasih kepada BPN Pati serta peran serta Pemkab Pati atas progam ini".

Kades Sunarno juga menambahkan "Ini adalah progam janji politik kami waktu pencalonan pilkades, untuk pengadaan sertifikat secara masal dan murah, dan Alhamdullilah progam PRONA dan PTSL sudah kami realisasikan selama 3 tahun berturut turut dimulai dari tahun 2016, 2017, dan 2018, jadi sudah lebih dari 1000 (seribu) sertifikat yang kami serahkan. Untuk warga masyarakat yang baru mengikuti progam sertifikat masal ditahun 2018 kemungkinan bisa dibagi diakhir tahun ini".

Dilain pihak panitia menambahkan tetap optimis untuk membangun desa lewat program PTSL ini, semoga program sertifikat masal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. ** (ImP)
Comments


EmoticonEmoticon

Related Post