Jumat, 07 Mei 2021

Peduli Yatim Piatu Slamet Warsito Gelar Bukber Serta Berikan Santunan

Peduli Yatim Piatu Slamet Warsito Gelar Bukber Serta Berikan Santunan

Sentralpatinews.com

Pati Jateng - Masih dalam rangka mengisi Ramadhan Berkah, kali ini Slamet Warsito menggelar acara berbuka puasa bersama anak yatim piatu di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Nurul Qomar turut Desa Semerak Kecamatan Margoyoso, Kamis (6/5).

Selain berbuka bersama, pengusaha sukses bidang properti itu juga memberikan santunan sejumlah uang kepada anak yatim piatu asuhan pondok pesantren tersebut.

 "Sebagaimana kegiatan sebelumnya, kali ini kami mengadakan santunan terhadap anak - anak yatim piatu dan mengajak mereka berbuka puasa bersama", jelas Slamet Warsito didampingi istri, Asniah Warsito.

Dia berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban anak - anak tersebut, yang sangat membutuhkan perhatian dan uluran tangan dari berbagai pihak.

 "Mereka adalah bagian dari anak - anak kita juga yang perlu mendapat perhatian agar dapat tumbuh dan  berkembang dengan baik. Tidak hanya secara fisik, tetapi juga membentuk mental spiritual yang berakhlaqul karimah melalui pendidikan keagamaan di pondok pesantren", lanjut Slamet Warsito.

Karena bagaimanapun, tambahnya, anak - anak itu adalah generasi yang akan mewarisi perjuangan dalam mengisi pembangunan bangsa dan negara.

"Kalau bukan kita siapa yang memperhatikan. Ini juga bagian turut serta membantu pemerintah dalam menyejahterakan warga. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua di bulan suci Ramadhan ini", tutur Slamet Warsito.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qomar, Nyai Kumariah, S.Pd; M.Si merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan.

"Semoga menjadi amal baik pak Slamet Warsito dan mendapat keberkahan bagi keluarganya dan usahanya", tutur Nyai Kumariah.

Dia berharap, kegiatan yang digelar itu dapat menggugah dan mendorong para pengusaha atau dermawan lainnya membantu Ponpes Nurul Qomar.

"Karena kami punya cita - cita mencetak santri - santri yang berakhlaqul karimah, hapal Al-Quran yang berguna bagi nusa, bangsa, agama", lanjutnya.

Saat ini ponpes dibawah Yayasan Nurul Qomar Wijaya itu, juga mengelola KB (Kelompok Belajar) sejsk 2006 dan telah terakreditasi dengan 6 guru lulusan sarjana dan hafidzah semua.

Santri yang mondok dan belajar di tempat itu, semuanya mendapat fasilitas secara gratis. Bahkan, sebut Nyai Kumariah, santri dipersiapkan pendidikan hingga jenjang tertinggi meraih sarjana.

"Bisa di kedokteran atau jurusan lainnya. Semua gratis. Silahkan masyarakat mendaftarkan putra - putrinya", sebutnya.

Dan yang masih menjadi cita - citanya hingga kini, yaitu memiliki gedung ponpes sendiri, karena sementara masih menempati gedung Kelompok Belajar untuk kegiatan.

"Semoga segera mempunyai gedung Ponpes Tahfidz Nurul Qomar. Dan semoga tetap jaya ila yaumil qiyamah", harap Nyai Kumariah.

 red : ( Luky SPn )

Comments


EmoticonEmoticon

Related Post